Langsung ke konten utama

Gubernur Jawa Tengah Mengatakan Deteksi Gejala Kanker Serviks Sedini


Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengintensifkan deteksi dini kanker mulut rahim pada kalangan wanita pekerja melalui tes inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) guna menekan jumlah penderitanya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Senin (21/8/2017), mengatakan bahwa deteksi gejala kanker serviks sedini mungkin sangat diperlukan, sehingga jika didapati adanya kanker pada stadium awal dapat dilakukan upaya penanganan lebih dini dengan tingkat keberhasilan yang lebih besar.

"Alangkah baiknya sedini mungkin ibu-ibu mengetahui bagaimana pencegahan dan pengobatan seandainya positif terkena kanker serviks. Jika stadiumnya masih awal Insya Allah dapat lebih cepat tertangani," kata Ganjar.

Hal tersebut disampaikan Ganjar di sela program aksi pemeriksaan tes IVA di PT Bina Busana Internusa, Kawasan Industri Wijaya Kusuma, Kota Semarang.

Kegiatan bertajuk "Peringatan Kesehatan Tenaga Kerja Wanita dalam Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan Indonesia Tahun 2015-2019" itu juga dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Siti Atikoh Ganjar Pranowo, dan sejumlah anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja seperti istri Menteri Ketenagakerjaan Marifah Hanif Dakiri, istri Menteri Dalam Negeri Erni Tjahjo Kumolo, istri Menteri Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Ari Haryati Putro Sandjojo, istri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Suryan Widati Muhadjir Effendy.

Ganjar menjelaskan, bahwa kaum perempuan, khususnya yang sudah menikah bisa mendeteksi dengan mudah kemungkinan terjangkitnya kanker mulut rahim melalui tes IVA.

Selanjutnya, jika sudah diketahui gejalanya, dapat dilakukan penanganan tepat dan cepat sehingga berbeda jika tidak terdeteksi dan penyakit kanker baru diketahui saat sudah tahap lanjut, yang biaya pengobatannya sangat besar dengan tingkat keberhasilan lebih kecil.

"Oleh karena itu, semua wanita diharapkan melakukan deteksi dini kanker melalui tes IVA, jangan takut karena tesnya tidak menyakitkan," ujarnya.

Aksi kepedulian Pemprov Jateng bersama OASE Kabinet Kerja dan Kementerian Ketenagakerjaan terhadap kesehatan reproduksi wanita juga pernah dilakukan di sejumlah perusahaan antara lain, di PT Sritek Sukoharjo pada 2015, dimana 4.000 orang diperiksa dan 28 di antaranya positif kanker serviks.

Kemudian pada 2016, dari 1.000 buruh perempuan PT Primayudha Boyolali yang diperiksa, lima orang positif dan di PT Sandang Asia Maju Abadi Semarang, dari 2.503 orang menjalani tes IVA, 3 di antaranya positif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PT Central Mega Kencana Yang Memayungi Tiga Merek Perhiasan Kelas Premium

PT Central Mega Kencana yang memayungi tiga merek perhiasan kelas premium, Frank & Co, Miss Mondial, dan The Palace meluncurkan koleksi cincin kawin terbaru dengan menggandeng tiga desainer, yakni Tex Saverio, Sebastian Gunawan, dan Anne Avantie.
Koleksi ini dipamerkan dalam ajang Wedding Fair Jakarta di Jakarta Convention Center. COO PT Central Mega Kencana Petronella Soan mengatakan cincin kawin adalah lambang utama dalam pernikahan yang melambangkan komitmen antara laki-laki dan perempuan.
Namun, banyak pasangan yang belum menginvestasikan waktunya untuk serius memilih cincin kawin yang sebetulnya menjadi benda yang akan bertahan setelah upacara pernikahan itu sendiri.
Koleksi ini juga menjadi saran edukasi bagi para konsumen bahwa pembuatan cincin kawin dan esensi dari desainnya memiliki posisi sama pentingnya dengan busana pernikahan.
“Pasangan harus memilih cincin kawin dengan seksama untuk merepresentasikan kepribadian dan keunikan hubungan masing-masing. Kami harap variasi yan…

Begini Cara Tingkatkan Harga Jual Rumah Tanpa Kuras Biaya

Saat mau menjual rumah, semua orang tentu menginginkan jualannya dapat laku dengan harga tinggi. Agar tujuan ini tercapai, ada baiknya menyusun strategi yang nantinya dapat meningkatkan harga rumah di Jakarta. Tidak perlu keluar biaya mahal, apalagi sampai merenovasi rumah habis-habisan.
Yang penting, kamu bisa membuat calon pembeli terpikat dengan rumahmu. Sehingga calon pembeli akan berusaha semaksimal mungkin memiliki rumah itu. Berikut ini beberapa cara untuk meningkatkan harga jual rumah:
Cat Ulang rumah Hal pertama yang harus kamu lakukan agar harga jual rumah meningkat adalah mencat ulang rumah. Jika dibandingkan dengan peningkatan harga yang bisa diperoleh, biaya mencat tidak lah besar. Gunakan warna yang menarik, indah dan enak dipandang sekaligus menimbulkan rasa nyaman penghuninya. Sekadar saran, lakukan kombinasi warna cat agar tidak membosankan saat dipandang oleh calon pembeli.
Membangun pagar Selanjutnya, perbaiki pagar dan cat ulang. Bila rumah kamu tidak berada di komplek…

Kaesang Telah Menciptakan Produk Kaos Kolektor Kecebong

Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, telah meluncurkan produk kreatifnya kaos dengan logo "Kolektor Kecebong" di kawasan Car Free Day tepatnya dekat bundaran Gladak Jalan Slamet Riyadi Solo, Minggu (27/8/2017).
Kaos produk kreatif Kaesang Pangarep yang dijual seharga Rp150 ribu per buah dan digelar kawasan CFD itu menjadi perhatian para pengunjung, serta penjualannya sudah mencapai ratusan kaos dengan tema "Sang Java".
Kaesang yang menciptakan produk kaos Kolektor Kecebong tersebut menggambarkan sejumlah kebiasaan masyarakat terkait ketergantungan dengan media sosial (medsos) yang lagi ngetren sekarang.
"Ide kreatif hingga produksi dilakukan di Kota Solo. Banyak teman yang mendukung ide itu. Saya sambil belajar menggeluti bisnis ini, sambil kuliah," kata putra ketiga Presiden Jokowi tersebut.
Kaesang yang dilahirkan di Surakarta pada 24 Desember 1994 tersebut mengaku dirinya segera mengeluarkan desain kaos barunya pada satu dua minggu…